Evaluasi Stunting Dinas Kesehatan Kepulauan Yapen

0
337
Foto Humas Dinkes.Yapen

Serui – Rapat Evaluasi Stunting Dinas Kesehatan Kab.Kepulauan Yapen di ruang rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen hari jumad 10 Maret 2023.

Rapat Evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen Karolis Tanawani.SKM,MPH, dan dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan kepala bidang,kepala seksi dan  kepala-kepala puskesmas dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Stunting merupakan program nasional yang mendapat perhatian penuh oleh pemerintah ,terkait dengan hal  itu Kepala Dinas Kesehatan Karolis Tanawani,SKM.MPH mengatakan perlu di evaluasi karena dari 16 Distrik 5 Kelurahan terdapat beberapa lokus Stunting dengan data sementara yang di imput di Aplikasi EPPGM.

Distrik Yapen Selatan : 12 Balita,
Distrik Anotaurei 12 Balita,
Distrik Kosiwo 27 Balita,
Distrik Yapen Utara 4 balita,
Distrik Windesi 10 balita,
Distrik Yapen Barat 10 balita,
Distrik Angkaisera 13 balita,
Distrik Yawakukat 13 balita ,
Distrik Teluk Ampimoi 14 balita,
Distrik Raibawi 26 Balita,
Distrik Kepulauan Ambai 6 Balita,
Distrik Wonawa 19 balita .

Karolus Tanawani menyampaikan Rapat Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari  Program Kerja PJ.Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen bahwa dari data stunting tersebut, PJ Bupati Kabupaten Kepulauan memerintahkan  dalam hal  menangani balita dengan stunting merupakan tanggung jawab kita semua.

Maka akan diangkat bapak/ibu Asuh yang melibatkan kepala -kepala OPD, Kepala Distrik dan Kepala kampung untuk mendampingi memberikan makan memperbaiki gizi balita degan stanting selama 90 hari.

Karolis Tanawani,SKM,MPH menegaskan bahwa puskesmas itu bukan rumah sakit jadi harus menunggu di puskesmas dengan demikian kepala-kepala puskesmas jangan tinggal di puskesmas saja ,ajak dokter turun langsung ke lapangan atau kegiatan luar gedung ini menjadi perhatian kita.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Juniarto Damanik menambahkan bahwa posyandu itu harus jalan dan adanya kerja sama,terutama saat di lakukan posyandu harus ada petugas gizi dan bidan sehingga dapat mengetahui tumbuh  kembang anak sejak lahir. (PERS RELEASE)

Yanes Yowei

 

 

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments